Anda Pengunjung ke :

29057
Visit Today : 12
Visit Yesterday : 8
This Month : 78
This Year : 647
Total Hits : 82040
Who's Online : 1
Your IP Address: 216.73.216.4

Like this Blog

           BPR Business Need pandu cipta solusi  Dalam kegiatan operasional perusahaan, sering kali kita menemukan terjadinya hal-hal yang dirasa tidak efisien dalam beberapa proses sehingga berdampak proses yang dirasa tidak efektif dan yang paling ekstrem adalah menyebabkan biaya yang cukup tinggi dalam operasional perusahaan. Biaya operasional yang tinggi (overhead) akan berdampak kepada meningkatnya harga penjualan suatu barang maupun jasa. Dengan meningkatnya harga penjualan tersebut mengakibatkan persaingan pada dunia industry semakin tidak kompetitif, apalagi dijaman sekarang ini dimana pelanggan lebih berfokus kepada harga, karena memang faktor ekonomi global yang semakin menurun. Jika perusahaan tidak bisa bersaing dalam harga serta tidak melakukan inovasi baru, akan mungkin terjadi perusahaan tersebut akan ditinggalkan oleh pelanggannya, karena pelanggan yang lama akan beralih kepada produk lainnya (produk pengganti) yang sama fungsinya.

             Perlu diingat bahwa setiap perusahaan harus bisa survive dalam menghadapi setiap tantangan . Saat ini dimana ekonomi sedang menurun, harusnya  perusahaan melakukan improvement/ perbaikan disetiap proses yang ada, dimana seluruh bagian harus berkontribusi untuk melihat kembali proses-proses mana yang dirasa kurang efektif dan banyak terjadi pemborosan (waktu, biaya). Dengan perananan inisitaif dari puncak pimpinan (top management) dan dilakukan baik seluruh pihak (midlle management, maupun operasional). Banyak metode yang digunakan untuk melakukan perbaikan secara berkesinambungan dengan metode six sigma, kaizen (SS, QCC, QCP).  BPRE (Business Process Re-engineering) atau sering dikenal dengan Rekayasa ulang Proses Bisnis adalah suatu model pendekatan dengan cara melihat proses-proses yang ada apakah ada proses yang tidak efektif & efisien  sehingga bisa menimbulkan terjadinya pemborosan (waktu & biaya) dan memperbaiki proses-proses tersebut (menyederhanakan) (memisahkan proses lama kepada proses baru) sehingga bisa berdampak kepada proses yang dirasa efektif & efisien, biasanya indicator efektif dan efisien adalah dengan mengukur/ membandingkan baik secara waktu sebelum perubahan proses dengan sesudah proses, dimana seharusnya proses yang terjadi bisa lebih cepat, begitu pula jika diukur/ dibandingkan dengan biaya, seharusnya BPRE yang baik bisa menimbulkan pemangkasan biaya (cost reduction) (biaya nya lebih murah).

(more…)

Bagaimana mengelola Organisasi IT agar tumbuh dan berkembang bersama bisnis Perusahaan

miss communication IT Menarik jika mendengar suatu Perusahaan yang sudah besar, tetapi dengan organisasi IT yang secara jumlah man powernya pun cukup besar akan tetapi konsep pengelolaan organisasi IT nya belum merujuk kepada kaida-kaidah pengelolaan yang benar. Yang Saya maksud kaidah dalam hal ini adalah pengelolaan berdasarkan pendekatan “Best Practise” serta standard yang sudah ada dan banyak diterapkan pada organisasi IT lainnya dan efektif dalam membantu perusahaan untuk meningkat strategi secara menyeluruh . Diskusi ini terjadi ketika Saya mendapatkan beberapa pertanyaan dan dari beberapa teman-teman pada suatu perusahaan baik dari latar belakang non IT maupun dari latar belakang IT sendiri , seperti :

  1. Bagaimana mengelola organisasi IT yang benar dan Metode apa yang harus digunakan, agar organisasi IT bisa sejalan dengan kegiatan bisnis Perusahaan ?
  2. Bagaimana agar organisasi IT Saya tidak hanya sebagai supporting, akan tetapi sebagai mitra/ partner dalam membangun bisnsis ?
  3. Bagaimana jika pengelolaan IT dalam suatu group perusahaan yang baik, karena selama ini masing-masing perusahaan/ divisi pada perusahaan tersebut mempunyai organisasi IT sendiri-sendiri ?

Berdasarkan pengalaman Saya dalam membangun organisasi IT maupun berdasarkan diskusi maupun benchmarking ke beberapa perusahaan yang Saya melihatnya cukup besar dan pengelolaan IT nya sudah baik, beberapa pertanyaan tersebut akan Saya coba jelaskan satu persatu.

#1. Bagaimana mengelola organisasi IT yang benar dan Metode apa yang harus digunakan, agar organisasi IT bisa sejalan dengan kegiatan bisnis Perusahaan ?

Dalam mengelola Organisasi IT yang benar, yang perlu diperhatikan adalah bahwa pertama harus ada jiwa kepemimpinan dalam memimpin organisasi tersebut. Karena seperti yang kita ketahui bahwa dalam mengelola IT, tidak hanya kita bicara mengelola mesin yang berhubungan dengan IT akan tetapi juga kita bicara bagaimana mengelola orang. Karena orang yang terlibat dalam organsiasi IT sendiri merupakan team yang perlu juga perhatian khusus. Perhatian ini tidak hanya berbicara mengenai gaji, karir, akan tetapi kemampuan/ skill mereka yang perlu ditambah dalam bentuk perencanaan training/ pelatihan yang perlu diambil oleh masing-masing karyawan. Beberapa perhatian yang harus diperhatikan tadi sebagai dasar untuk menjaga/ retain agar karyawan kita tetap menjadi bagian dari team yang utuh dan solid terutama dalam membangun organisasi IT. Selain dari faktor pendekatan internal, pendekatan secara eksternal terutama yang berkaitan dengan kepemimpinan adalah mampu untuk bersosialisasi dengan bagian/ Department lainnya. Karena Bagian/ Department yang ada pada satu perusahaan, juga sebagai ujung tombak keberhasilan dari organisasi IT tersebut, karena tanpa dukungan dari bagian/ department yang ada, segala implementasi IT yang dilakukan di Perusahaan tidak akan berjalan lancar,s sesuai harapan organisasi. Selain dari internal perusahaan, dari sisi eksternal perusahaan pun juga perlu adanya perhatian khusus, terutama dalam menjalin kerjasama/ partnership dengan para vendor/ supplier. Karena jangan sampai karena tidak ada kerjasama yang berjalan baik, kita tidak bisa didukung oleh pihak luar (vendor/ supplier). Berdasarkan beberapa pengelaman, banyak sekali team IT pada saat terjepit (sebagai contoh, perangkat server/ router mati, sedangkan di IT sendiri tidak ada backup dan esok sudah harus digunakan oleh seluruh karyawan/ customer), maka mau tidak mau, kemampuan leadership ini yang harus diuji, terutama dalam bagaimana melakukan pendekatan/ melobi pihak vendor/ supplier untuk bisa membantu meminjamkan sementara perangkat yang ada (sebagai pengganti sementara) dari perangkat yang rusak, sehingga layanan IT tetap bisa berjalan (tanpa ada gangguan).

Selain dari pendekatan Orang, yang perlu diperhatikan lainnya adalah Metodologi yang digunakan. Kenapa Metodologi ? Karena metodologi inilah sebagai panduan/ guidance Dasar-dasar untuk pengelolaan IT yang benar. Dari metodologi yang adalah kita bisa banyak menggunakan panduan maupun tools yang tepat sehingga efektifitas maupun keakuratan data bisa berjalan lancar. Sebagai contoh, misalkan pendekatan SDLC (System Development Life Cycle), dimana pendekatan ini digunakan oleh Team IT untuk mengembangkan sistem aplikasi di perusahaan, maupun metodologi COBIT, (Control Objective for Information and Related Technology), yaitu suatu dokumentasi   best practice untuk pengelolaan teknologi informasi yang dapat membantu pihak manajemen dan pengelola teknologi informasi untuk menjembatani gap antara resiko bisnis, kebutuhan kontrol dan permasalahan teknis. Masih banyak lagi metodologi yang berkaitan dengan pengelolaan IT agar organsiasi IT bisa menjadi lebih baik (efektif, efisian dan professional).

(more…)

WEB Service dan manfaatnya pada Perusahaan

web serviceBermula dari analisa kebutuhan dari para perusahaan yang saya coba tangani dalam pengerjaan IT Master Plan (IT Blue Print). Beberapa solusi (Target) terutama aspek Aristektur Sistem Informasi & Arsiktetur Teknologi, khsusunya bicara mengenai pendekatan TOGAF 9.1. Solusi yang digunakan untuk  WEB SERVICE, dimana fungsi webservice ini adalah salah satunya adalah menyiasati pertukaran data dari beberapa platform. Hampir semua perusahaan saat ini tidak bisa menyelesaikan 1 masalah perusahaan cukup dengan 1 solusi aplikasi (misalkan ERP :SAP, Oracle, Microsoft Dynamic, dll), akan tetapi masih membutuhkan aplikasi-aplikasi lain untuk mengelola data bisnis perusahaan. Saat ini Web Service dalam pengembangannya sudah berkembang mulai dari Web 1.0, Web 2.0, Web 3.0, untuk detail pembahasannya rekan-rekan bisa melihat tulisan mengenai perbedaan masing-masing Web

SEBAGAI CONTOH : pada 1 Perusahaan menggunakan ERP (Enterprise Resources Planing ) dengan brand anggap “A”  untuk seluruh bisnis, akan tetapi  ada 1 Department/ bagian yang tidak bisa tercover dengan aplikasi ERP tersebut (disebabkan karena keterbatasan modul yang tidak tersedia), tetapi perusahaan tersebut memutuskan untuk menggunakan aplikasi tambahan yang dikerjakan secara customize (baik internal team maupun oleh konsultan/ outsource). Pada saat pelaksanaanya  data tersebut dibutuhkan untuk bisa diakses (pertukaran data), atau dengan kata lain dihubungkan antara aplikasi customize dengan aplikasi ERP perusahaan. Salah satu solusinya adalah dengan menggunakan aplikasi Web Services.

Untuk pembahasan lebih lanjut, berikut saya coba jelaskan mengenai apa itu Web Service,  kegunaannya untuk apa.

(more…)

Pengelolaan Data Center : Bagaimana melakukan sirkulasi udara panas & dingin ?

Data Center Managers:
Slash Energy Costs with Better Air Flow Dynamics!
Datacenter
  • Increase capacity in your data center with lower, more stable temperatures.
  • Save energy! AirBlock™ data center curtains and partitions save energy on air conditioning by as much as 15% and up to 67% on fans. Protect your mission critical operations.
  • Maximize airflow dynamics and increase the effectiveness of your hot aisle/cold aisle isolation.
  • Simplex’s complete line of AirBlock™ data center curtains, modular partitions, ceilings, strip doors and mountings offers solutions for any data center configuration.
  • Available materials include FlexSim FR. Only available from Simplex, this domestically-made clear vinyl is the first to pass ASTM smoke and flame tests, and formulated to meet U.S. and European requirements for an environmentally friendly PVC
  • Hardware is designed for easy assembly, modular construction and fire safety so that curtains fall away in the case of a fire, allowing sprinklers full operating range.
  • Check with your regional electrical utility about energy-saving rebates that can help offset the cost of your system.

Pentingnya promosi penjualan yang efektif

promosiPromosi penjualan yang efektif bisa meningkatkan penjualan anda sekalipun pesaing anda terlalu banyak. Jika anda mampu menguasai pasar yang memiliki banyak pesaing tentu saja konsumen lebih mudah ada kuasai dan lebih mudah bagi anda untuk berpromosi.

Promosi penjualan yang efektif mampu meningkatkan omset anda sehingga perputaran modal akan lebih cepat dijalankan. Jika anda tidak bisa melakukan strategi promosi terbaik maka anda tidak bisa memasarkan produk anda dengan cepat.

Inilah yang menjadi kendala banyak pebisnis sehingga mereka tidak bisa melakukan pengembangan pada perusahaannya. Untuk melakukan promosi produk terutama produk baru memang perlu andanya stratergi khusus sehingga pelanggan atau konsumen akan tertarik.

Untuk membangun suatu komunitas utuh antara pelanggan dan penjual promosi memang diperlukan apalagi ketika pesaing banyak yang menggunakan stratergi ampuh untuk memikat konsumennya.

Di sini anda memerlukan promosi penjualan yang efektif untuk melawan pesaing bisnis anda. Sebelum anda melakukan promosi penjualan ada baiknya bila anda mengetahui bagaimana promosi itu dilakukan dan kepada siapa anda harus berpromosi.

(more…)

101 free system and tools untuk Administrator jaringan yang perlu dimiliki

Dari rekan-rekan mungkin sering menggunakan beberapa tools yang terkait dengan pengelolaan jaringan, baik dari sisi bagaimana mengelola sistem and network, pengelolaan File dan disk management, monitoring performance dan monitoring network infrastruktur, remote management, analisis system jaringan, system testing and troubleshooting, system and network management.

Kali ini saya akan sharing beberapa tools tersebut yang saya ambil dari salah satu alamat website yang saya lihat, bisa untuk dijadikan referensi.

System and Network Analysis: As an administrator, it is your job to monitor the system and network that you are presiding over. Analysis is an important part of being in the know of what’s happening and when a particular action is required. That is where system and network analysis tools come in handy.

1. NTFS Permissions Explorer

2. Xirrus Wi-Fi Inspector

3. Whois

4. ShareEnum

5. PipeList

(more…)

Bagaimana membangun ruang server yang aman

Data centerSeringkali beberapa organisasi/ perusahaan terkadang menganggap bahwa tingkat kebutuhan akan ruang server seperti dinomor duakan, berberda dengan organisasi/ perusahaan yang bergerak dibidang Telekomunikasi, perbankan yang memang harus membutuhkan ruang server, karena merupakan bagian dari standard yang harus disediakan, sehingga mau tidak mau perusahaan harus membangun ruang server bahkan sampai ke level pembangunan data center.

Tetapi seiring perkembangan jaman dan teknologi serta kebutuhan akan informasi dari setiap organisasi/ perusahaan, sehingga sekarang ini perlahan-lahan sudah merubah paradigma nya mengenai pentingnya akan sebuah ruang server. Akan tetapi terkadang sering kita temukan ruang server yang masih sekedarnya, artinya asal ada ruang server saja, tetapi tidak memperhatikan aspek-aspek yang diperlukan dalam membangun ruang server.

Pada artikel kali ini, Kami akan membahas mengenai bagaimana membangun ruang server yang aman dan sesuai dengan standard yang ada.

(more…)

Ini Kiat Dahlan Iskan Atasi Masalah Listrik

Jmasalah listriik - electricity treatment systemAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan berkisah saat menjabat di PLN beberapa tahun lalu, dirinya sangat konsen menangani masalah petir. Sebab bila musim penghujan datang, petir merupakan salah satu pemicu padamnya listrik.

 ”Waktu saya menjabat sebagai Dirut PLN soal petir kita fokuskan,” aku Dahlan di Jakarta, Kamis (14/11).

 Bahkan saking fokusnya, Dahlan sampai hapal daerah mana yang memiliki tingkat petir terbanyak. “Di Depok itu petir terbanyak di dunia, sama di Eropa saja kalah petirnya. Di sana (Depok, red) ada daerah namanya pondok petir,” sebutnya.

 Serius untuk menangkal banyaknya petir, pemilik mobil listrik ‘Selo’ ini sampai mencari ahli penangkal petir.

 ”Saya tanya di Indonesia ada enggak ahli petir” Ternyata waktu itu ada satu orang namanya Profesor Zorro, orang Padang dan kita minta sama ITB untuk dijadikan konsultan selesaikan masalah perpetiran di Indonesia,” papar Dahlan.

(more…)

Dahlan: Depok Itu Daerah Petir Terbanyak di Dunia

masalah listriik - electricity treatment systemJAKARTA – Beberapa wilayah di Indonesia mengalami intensitas curah hujan tinggi, karena memasuki siklus hujan deras. Hujan deras yang terjadi, bukan hanya disertai angin kencang, namun juga petir yang menyambar-nyambar.

Adanya petir ini, memang menjadi momok tersendiri bagi PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Pasalnya, Saluran Udara Tekanan Tinggi (Sutet) rawan tersambar listrik.

Meski demikian, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengatakan saat ini masalah petir tersebut tidak lagi menjadi sosok yang menakutkan bagi PLN, Mantan Dirut PLN ini memaparkan, petir yang ada saat musim hujan sudah dapat teratasi.

“Waktu saya jadi Dirut PLN soal petir fokuskan diatasi, petir terbanyak itu di daerah Depok itu petir terbanyak di dunia, di Pondok Petir,” katanya usai Rapim di Kantor PT Asei, Jakarta, Kamis (14/11/2013).

Sekadar informasi, Dahlan mengatakan curah hujan tinggi ini membawa dua keuntungan tersendiri bagi PLN. Pertama, karena trafo PLN akan stabil, lantaran udara dingin. Sementara kedua, hujan deras telah memenuhi waduk yang digunakan untuk PLTA.

Referensi :

“KAIZEN” suatu metode perbaikan berkesinambungan

kaizenArtikel ini saya coba rangkum berdasarkan beberapa pertanyaan yang terkadang muncul dari peserta training improvement baik yang dilakukan pada organisasi perusahaan swasta, seperti QCC (Quality Control Circle), QCP (Quality Control Project), SS ( Suggestion System), PPS (Practical Problem solving) maupun diinstansi pemerintah (sering disebut GKM = Gugus Kendali Mutu), mengenai konsep dari Kaizen (sering dibaca Kaizeng),

Istilah Kaizen pertama kali dikeluarkan oleh  Toshiro Yamada, seorang pensiunan profesor di Faculty of Engineering di Universitas Kyoto, kembali dari Amerika Serikat untuk meninjau kembali beberapa perusahaan di Dearborn, Michigan menyatakan, “Tahukah anda bahwa pabrik itu tetap sama seperti 25 tahun yang lalu”. ia heran ketika menemukan bahwa pabrik-pabrik masih mempergunakan ban berjalan, dan bahwa  baik karyawan maupun pengunjung harus berjalan melangkahi ban berjalan atau berjalan dengan membungkukkan badan di bawahnya, membuktikan bahwa tidak ada tindakan pengamanan. Salah seorang anggota berkata “Bila mereka tidak memperhatikan keselamatan karyawan maka di sana tidak ada manajemen”.

 Di Jepang modern jarang dijumpai ban berjalan. Bila masih dipergunakan juga, maka ban berjalan dirancang sedemikian rupa sehingga seseorang tidak perlu berjalan melangkahi ataupun berjalan dengan membungkukkan badan dibawahnya. Walaupun demikian Yamada juga mengatakan bahwa sarana di Universitas Barat dan di Lembaga Riset lebih maju keadaannya, dan bahwa proyek riset barat kaya akan daya cipta dan kreativitas. (more…)

http://www.panducipta.com/?p=287

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.